
kutulis kisahku bersamamu
yang selalu mengobarkan luka hatiku
teringat kata indah dari bibirmu
menyeruak usil dari handphonemu
Bayanganmu tak pernah ku harapkan
kehadiranmu oun tak pernah ku fikirkan
Tiba-tiba kau mengirim pesan
membuatku senang tak karuhan
Namun, kini apimu telah padam
tak ada kata indah menyeleram
tinggalah kenangan masam
menyeinap di dasar lubuk hati yang paling dalam
kau pergi tanpa perpisahan
meninggalkan serpihan hati yang menyakitkan
sungguh, bukan keadaan yang kuinginkan
Namun inilah takdir Tuhan
Bayanganmu masih tersimpan rapi
Tak pernah terlintas untuk mengganti
namun, hanya bayang semu yang menghampiri
Sungguh menyayat sekeping hati ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar